Archive for July, 2006

Takut

Friday, July 14th, 2006

  Gue ingin mengutarakan pendapat gue tentang rasa takut. Rasa takut adalah satu-satunya musuh sejati kehidupan. Hanya takut yang dapat mengalahkan kehidupan. Dia musuh yang pintar lagi licik. Rasa takut sama sekali tidak tahu malu, tak peduli hukum atau aturan apapun, dan tak kenal ampun. Mudah sekali dia menemukan kelemahan kita yang utama, dan menyerangnya. Yang pertama diserang selalu pikiran kita. Saat kita sedang merasa tenang, yakin, bahagia; rasa takut itu menyelinap bagai mata-mata ke dalam pikiran kita, menyamar dalam wujud keraguan tipis. Pikiran kita berusaha memblok keraguan ini dengan memunculkan rasa tidak percaya. Tapi keraguan akan menang dengan mudah. Kita menjadi cemas. Kita masih ada akal sehat untuk menolong kita, dan itu membuat tenang, karena akal sehat ini dilengkapi dengan teknologi senjata-senjata paling mutakhir. Tapi yang herannya, meski sudah menggunakan taktik-taktik yang lebih hebat dan berhasil memperoleh sejumlah kemenangan mutlak, pada akhirnya akal sehat akan takluk juga dari rasa cemas. Dan cemas akan berubah menjadi takut.
  Next, rasa takut akan menyerang raga kita, totally. Raga yang sudah dari tadi menyadari ada yang tidak beres. Paru-paru kita sudah terbang seperti burung, dan isi perut kita sudah merayap pergi seperti ular, atau terbang rendah layaknya kupu-kupu. Lidah kita akan kejang seperti opossum, dibarengi rahang yang gemetaran. Otot-otot kita gemetar seperti orang terjangkit malaria, dan lutut kita saling berantuk. Hanya mata kita yang masih berfungi dengan baik. Mata selalu memberikan fungsi semestinya pada rasa takut.
  Dengan cepat kita pun membuat keputusan tergesa-gesa. Kita sudah lupa pada faktor-faktor yang mestinya menjadi andalan terakhir, yaitu harapan dan keyakinan. Kita pun kalah. Rasa takut, yang sebenarnya hanya rasa, berhasil menundukkan kita.
  Susah sekali mendefinisikan rasa takut dengan kata. Sebab rasa takut akan bersarang dalam ingatan, seperti gangren. Dia membuat yang lainnya menjadi busuk, termasuk kata-kata yang ingin kita gunakan untuk menggambarkannya. Jadi, kita mesti bersusah-payah untuk menggambarkan rasa takut ini. Kita mesti berjuang keras mengekspresikan rasa takut itu. Sebab jika tidak, jika rasa takut itu menjelma menjadi kegelapan tanpa kata yang berusaha kita hindari, atau bahkan berhasil kita lupakan, berarti kita membuka diri terhadap lebih banyak serangan rasa takut, sebab kita tak pernah benar-benar melawan musuh yang telah mengalahkan kita itu.
  Jangan takluk pada takut, karena dia sendiri tidak punya wujud.

Hmmmppff

Thursday, July 6th, 2006

  9.36 PM

  Scapegoat picks me up. Fail to get the drummer to go with, we straightly go to that well known Arabic corner, just to pass another one night by chatting and bullying there.

  10. 46 PM

   By the sounds of ‘Vulture’ from A Life Once Lost, we go to NL. Scapegoat say that he needs to grab some new mail and another cheat and tricks tips for his home console, in fact that we spend another one hour blinking at tons of original Indo-chicks pics. Gosh! Seems like RUU APP being totally ignored by those who run their porn business on internet. How to investigate them, you silly rabbit? Playboy just started by two editions issued, and Erwin Arnada as editor-in-chief already classified as suspected one, not to mention those two models. Do the police also put their effort to check these virtual-girls? I don’t think so.

  00.13 AM

  Dropped by at my home. Trying to feed Bunda by giving her some fish from kitchen. Check those kids. Only Kiko still awake while others has sleep tight, their belly get blow after breast-feeded by their mom. Cute!

  02.00 - 04.00 AM

  Watch the glory of France. 1-0 by Zidane’s penalty on 33′. Then Euro 2000 finals repeated : Italy vs France. Hope that France grab their second star at their jersey this year!

   04.15 AM

   Djoko lying beside me. This make me hard to sleep, since i try not to bump him.

  05.15 AM

  How you want to get respected, while you can’t respect others?

  05.20 AM

  Stay loco.

 

CausalFactorOfMyInsomnia

Saturday, July 1st, 2006

Hoy.

Kalo emang ada yg harus menjadi kambing item jika typus gue kambuh lagi, salahkan World Cup 2006!! Mereka membuatku terjaga! Mereka membuatku berteriak histeris tengah malem, yg volumenya dikhawatirkan dapat memancing keluarnya setan2 dari rumah sebelah kos gue, yg sumpah mati spooky abis dengan pohon jambu ga jelas dan rumput setinggi dada  *dada Shaquille O’Neal*.

Gue masih kesal Argentina kalah pake PSO ama Jerman, walaupun hal ini ga boleh diutarakan ama Mia temen gue yg akan segera menghunus golok tertajem yg dia punya bagi siapapun yg menghina Ballack cs. Gue kok jadi rada berpihak ama Argentina ya? Padahal 1998 mereka tuh yg nendang Inggris dengan aksi goblog-nan-kartun Simeone ke Beckham. Huh. Semoga Jerman ditelan Italia di semifinal, walau bukan berarti gue berada di belakang negeri berliga terkorup itu. Teteup, viva England!!! Lewatin Portugal, dan kemudian balaskan dendam ke Brazil di 2002 kemaren!!!

Oya, kuping gue lagi sedikit budeg nih  *belon, belon pake keluar cairan yg rada tengik itu kok :P* semenjak kedatangan Headbangers Ball vol. 2. Wuuuiiihh, eeedddyyaannn! Kicking asss!!!! Dua yg top notch disini (dan emang gue tunggu) adalah Opeth dan 36 CrazyFists. Nice progress, better sound, scary voices. Yg lain sih rata2nya ngegeber metalcore dan trend balik ke metal 80-an dgn melodi yg menunjukkan bahwa profesi gitaris emang posisi ter-ego di satu band, khakakakak. Killswith Engage juga gahar abis, dengan performa live Howard Jones yg terdengar bahkan bisa ngalahin Corey a.k.a #8 from Slipknot.

Si Kiko, Momo, Bello, Thomas dan Patrick; lima bersaudara anak kucing hasil hubungan si Bunda entah dengan kucing mana ; tumbuh sehat. Udah pada kebuka mata mereka semua, dan gue mulai sering2 nongolin tampang gue ke mereka, dgn harapan dapat segera dikenalin sebagai bapak adopsi yg baik, huhuhuhu. Semoga mereka jadi anak2 kucing yg baik, yg berbakti pada Bunda kandung dan Bapak adopsinya, pada bangsa dan negara perkucingan, kawasan Tarandam di Padang khususnya dan Indonesia umumnya. Sukur2 ada yg bakat Fisika, jadi gue bisa ngontak Yohanes Surya buat ngebimbingnya hohoho. Kalo ada yg bakat musik, apakah Farabi atau IMI sudah punya kelas khusus kucing?

Well, enough said. Terdengar amat absurd, am i? Happy weekend!