TheTarandamTales : BackButNotForGood part XIII
Sunday, March 25th, 2007Back to the city of soon-to-grab the most disastrous tsunami in the world. The capital city of west region of Sumatera. The hot but lovely, the one and only.
Sit down on my best fella’s net-shop, ear of mine tortured by Job For A Cowboy’s "Embedded". OK, you may laugh for the band’s name, but when you hear their sound, you will cry directly on your mama’s shoulder. Sadist! Bahkan mungkin Djoko pun akan mengerang minta ampun bila dipaksakan menyimak lagu ini. Oh ya, saya emang punya hobi *sebenarnya, ini adalah hobi ke tiga dalam kaitannya dengan menyiksa Djoko* mendekatkan headphone yang sudah connect dengan player sayah, tentunya dengan mengutamakan faktor kejutan mendadak. Kiatnya :
- Pastikan volume sudah diset maksimal. Dan lagu dalam posisi ‘pause’.
- Usahakan sang kucing sedang leyeh-leyeh nikmat di dekat anda
- Dekatkan (atau lebih bagus lagi, rekatkan) headphone ke telinganya
- Tetap elus kepala sang kucing agar dia tetap relax
- Pastikan lagu yg akan diputar adalah dari koleksi tercadas anda
- Tekan tombol ‘play’ mendadak
- Enjoy the result!
Tentunya saya akan membawa Djoko ke spesialis THT bila diperlukan. Sejauh yg sudah saya coba, biasanya hewan apapun yang dibeginikan akan segera melonjak kaget, kabur ke pintu, dan duduk disana dengan nafas terengah-engah, bulu tegak, tatapan sinis ke si pelaku.
Oh ya, temen saya si Nenny udah married ajah. Huhuhuhu. Congrats, sis!
I’ll back to Pekanbaru on April the second. Paul already push me to finish the research earlier. Oh no. Like it’s easy.
Regards, DCP!