SetengahTiang
Monday, February 11th, 2008Mencermati berbagai versi kejadian memilukan yang menimpa teman-teman komunitas UG Bandung pada acara launching album Beside di gedung Asia-Afrika Sabtu (9/2) kemarin, dengan kesaksian via berbagai tulisan di segala macam milis dan site, saya hanya bisa miris membayangkan kalau saya sendiri berada dalam ke-chaos-an itu. Gabungan antara panitia belel, aparat keamanan kampret, paramedis taik kucing dan kelakuan tengil para metalhead yang hadir di situ malam itu menghasilkan 11 nyawa lewat begitu saja.
Setengah tiang untuk mereka.
Semoga tidak sampai melunturkan tekad teman-teman komunitas untuk terus stand up menjaga khittah metal. Dan jangan terlalu cepat menilai, wahai kalian media dan khalayak ramai, bahwasanya kejadian kemarin hanya disebabkan oleh satu klausa, hanya karena kalian penggemar hal-hal yang kasat mata. Perbanyak membaca dari berbagai sisi, hilangkan sifat binatang delman yang betah berkaca mata kuda. Jangan karena melihat rekaman footage yang menampilkan massa ber-pogo bagai makhluk bengis, lantas kalian menafsirkan mereka sebagai faktor katarsis peletup tragedi tragis. Percayalah, mereka begitu karena itulah ekspresi kami menikmati musik, sama seperti beberapa kalian yang senang menggoyangkan bokong demi mendengar house music. Karena sebagian dari mereka penikmat miras? Well, segala sesuatu yang berlebihan memang akan membawa serta petaka, dan itu bukan hanya bisa terjadi di sebuah konser metal belaka. Boleh diadulah, banyakan mana substansi memabukkan yang beredar antara scene underground dan diskotik.
OK, sip? Tarik jabrik!