Bdg,25Jan2009
Yes.
Layaknya pengembara gurun Sahara yg barusan dapet minum setelah 4 hari jalan kehausan, begitu juga saya setelah mendapati Pure Saturday bermain tepat di depan saya. Live and loud. Dibuka dengan “Pathetic Waltz” dan ditutup dengan lagu dari pujaan mereka, “Boys Don’t Cry” The Cure. 15 tahun ngefans, baru sekarang ada kesempatan menyaksikan salah satu legenda indie-pop Indonesia ini mentas. Dan ternyata, setelah 15 tahun ini juga PS baru bisa mengadakan konser tunggal perdana mereka. Sejarah ketemu sejarah. Repertoar dibawakan dengan amunisi sekitar 20-an lagu, dengan ekstra penampilan penambah aroma rock and roll dari Rekti The SIGIT dan permainan melodi gitar akustik canggih dari Agung Burgerkill. P.U.A.S
Sebelumnya hari dihabiskan dengan beli merchandise sana sini, dapet tiga potong kaos oblong dan satu hoodie baru. Lumayan. Sempat menghabiskan waktu di PvJ dengan Nenny, Lindo, Raisya the cutie dan sang papa-mama, additional mystery guest yg mengagetkan wwkwkwk.
Akhirnya,off dua hari ini akan ditutup esok hari, untuk kemudian langsung menyongsong jam demi jam di bawah terminal 2D Airport Soetta. Long live the future!
Horas.
February 27th, 2009 at 6:28 am
Ngga di update lagi blognya bang? kenapa bang, patah hati ya? hihiihi
salam,
ida